Rabu, 03 Agustus 2016

Takdir

Takdir itu misteri yah.

Kita nggak tau besok bakal kejadian apa atau bakal ketemu siapa. Jangankan besok, semenit dari sekarang aja kita nggak tau apa yang akan terjadi di sekitar kita. Kalau saya, well, bisa memperkirakan kalau semenit dari waktu mem-publish tulisan ini, ruangan kantor jadi lebih rame karena temen-temen mulai berdatangan, wangi makanan yang dibawa untuk sarapan mereka pun akan merebak. Tapi itu kan perkiraan saya. Mungkin yang terjadi adalah temen-temen gak berangkat ke kantor karena ada berita di Semanggi ada Godzilla berantem sama Ultraman (kantor saya deketan sama Plaza Semanggi btw).


Nah, karena misteri itulah maka takdir itu ketika terwujudkan akan menjadi hadiah, karena surprise dan membahagiakan, atau malah tragedi, karena shock dan menyedihkan.

Tapi pertemuan saya dengan Ayang hingga berujung ke pernikahan adalah hadiah.
Prikitiiww. (Okeh, ini sooooo~ last year)

Kami lupa kapan pertama kali kami bertemu. Mungkin di salah satu rapat atau mungkin di lobi gedung tempat kami kuliah. Saya baru ngeh sama Ayang ketika kami jadi tim di kepantiaan ospek kampus. Dan kami selalu jadi panitia setiap tahun sampai kami lulus. Kami gak pernah sekelas dan saya gak merasa sering ketemu di kampus, karena rasio cewek-cowok di jurusan kami itu 1 banding 5 jadinya bagi saya semua cowok di gedung jurusan mukanya sama semua, hahaha. Ketemunya ya pas jadi panitia itu.

Dulu bahkan saya suka ngejodoh-jodohin Ayang sama temen, sama adek kelas. Manggil dia dengan nama panggilan yang gak dia suka sampe saya diancam gak bakal temenan lagi. Makanya takdir kan yah kalau kami yang dulunya kayak gitu tau-tau nyebar undangan dengan nama kami berdua sebagai mempelainya (walaupun temen-temen udah pada jodoh-jodohin pas jaman diklat).

Udah ah segitu aja nulisnya. Nulis ini karena saya swayed oleh genggaman tangan Ayang pagi ini, dan tatapan matanya, dan cubitannya ke hidung saya.

Love Ayang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih untuk komentar yang diberikan, but be courteous please..
anda sopan, saya segan, hehehe